Hello Guys,...
Perkenalkan saya Rei. Pada postingan pertama ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya mengikuti TPA Bappenas di Jakarta.OK kita mulai ceritanya. hehe ^^
Saya adalah seorang mahasiswa baru saja lulus pada bulan Juni 2015 kemarin. Tiba-tiba hatiku berkata saya harus melanjutkan studi saya ke jenjang S2. Ok akhirnya saya putuskan melanjutkan study saya, tapi mau kuliah dimana? itu pertanyaan besar. Entah kenapa dipikiran saya isinya ITB ITB ITB, Akhirnya saya coba cari info bagaimana untuk melanjutkan studi S2 di ITB. Akhirnya, saya coba membuka website resmi usm.itb.ac.id disitu tersedia semua informasi mengenai S2 di ITB.
OK mari kita lihat apa syaratnya. Setelah saya baca ternyata ada syarat TPA Bappenas dengan minimal score 475. Nah, tapi saya belum tahu, apa itu TPA Bappenas?
OK akhirnya saya coba mencari di google, apa itu TPA Bappenas. Setelah ketemu oh ternyata Test Potensi Akademik yang terdiri dari 3 Sub diantaranya Verbal, Numerik dan Penalaran. Nah, tapi saya bingung materinya bisa saya dapatkan dimana? Akhirnya keesokan harinya saya ke Gramedia mencari buku tentang TPA Bappenas, ternyata banyak sekali bukunya sampai-sampai saya bingung mau pilih yang mana. Hehe Akhirnya saya membeli 2 Buah Buku tentang TPA. Sesampainya di rumah saya langsung buka dan lihat saking penasaran soalnya tuh seperti apa sih? OK, pertama saya buka itu bagian Verbal, saya keget sekaget-kagetnya lihat soal apaan ini banyak sekali kata-kata yang belum saya tau alias kata-katanya itu jarang sekali dipake dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian buka soal Numerik wah ternyata Matematika Dasar seperti deret, aljabar, geometri, aritmatika dan yang terakhir ini yang saya suka yaitu penalaran isinya penalaran logika gitu sama gambar-gambar yang diputar-putar haha.
Akhirnya, saya mendaftar TPA Bappenas. Caranya kamu bisa buka website koperasi.bappenas.go.id nah disitu kamu bisa lihat jadwalnya kapan saja diselenggarakan TPA. Untuk biaya sebesar Rp. 325.000. Ok Lanjut, Akhirnya saya mendaftar untuk ujian tanggal 5 maret 2016. O ya cara mendaftarnya itu kamu bisa download formulir pendaftarannya ada websitenya, nah setelah itu kamu kirim formulir itu beserta bukti transfernya melalui email. Nanti ada balasan dari pihak Bappenas tentang jadwal ujiannya, maksudnya kebagian jam berapa. Karena ada 2 kali ujian dalam 1 hari, ada yang jam 8 pagi dan kedua jam 1 siang. Kebetulan saya kebagian jam 1 siang. Nah saya sudah mulai persiapan itu sekitar 1,5 bulan menuju TPA. Menurut saya itu belum cukup sih, kalau bisa dari 3 bulan sebelumnya kalau ingin hasilnya lebih maksimal, eh tapi sebenernya jika rutin pun 1 bulan sudah cukup kok.
Nah selama 1,5 bulan setiap hari saya belajar untuk persiapan TPA ini hingga akhirnya H-1 menuju TPA. Karena saya tinggal di Bandung jadi saya H-1 sore pergi menggunakan travel menuju Jakarta dan mengginap di Rumah Sodara. Ok langsung aja ya. Ujian segera dimulai. saya datang ke kantor Bappenas di Jl. Taman Suropati, Menteng sekitar pukul 12.00, saat saya tiba ternyata peserta ujian gelombang pertama yang jam 8 pagi baru saja bubar. Agak kesel sih karena lihat muka, ekspresi dan obroran mereka tentang TPA yang telah mereka lewati tadi. Karena lihat muka aduuuuh muka kusam, ekspresi stress dan obrolan mereka wah wah tadi susah banget saya banyak nebak, wah apalagi yang numerik gila ah gak kuat nembak aja, susah banget dll. Wah denger itu jadi merusak semangatku. Tapi saya segera ambil headset saya dengar lagu aja deh daripada kepikiran sambil berdoa. OK jam 12.15 saya daftar ulang di depan sambil mengambil kartu ujian, O ya jangan lupa Foto 3x4 2 buah, fotocopy KTP dan bukti pembayaran harus dibawa loooh, kalau tidak bawa gak bisa ikut TPA. Nah lalu saya dapat nomor, yaitu 071. Akhirnya masuk ruangan Hmmm suasananya agak beda hehe.
Pengawasnya lucu banget, mirip Bu RT yang di suami-suami takut istri. Nah si Ibu ini bawa koper yang di kunci, tiba-tiba Ibunya bilang ada yang mau bukakan, sebenernya pengen hanya saja duduk di belakang jadi keduluan yang didepan hehe. Lucu ya soalnya di dalam koper dan kuncinya ada didalam amplop beserta kodenya. Jadi sangat rahasia. Ibunya bilang bahwa soal selalu di update dan selalu berbeda. Kemudian dia bacakan peraturan-peraturan. Salah satunya tidak boleh ke kamar mandi selama 3 jam. WOOW tapi sebelum ujian diperbolehkan ya saya gunakan sebaik mungkin untuk ke kamar mandi daripada kebelet saat test.
OK TPA dimulai, sesi 1 adalah test verbal yang terdiri dari kata yang memiliki makna sama 25 soal, sinonim dan antonim 25 soal, Pandanan kata 25 soal dan soal cerita 15 soal total 90 soal dan dikerjakan dalam waktu 1 jam. Nah disini luar biasa, tapi bersyukur ada kata-kata yang saya pelajari, tapi gak banyak hanya hitungan jari, selebihnya emank ada yang tau dan nembak hehe. Saya kasih beberapa kata yang muncul kemarin seperti Yojana, Masokisme, Paradoks, Plegmatis, Nisbi, Egaliter, Interseksi, Eksepsi, dll, Nah cuman segitu yang saya ingat. Tips dari saya selain belajar dari buku-buku TPA coba sering-sering baca-baca artikel mengenai apapun seperti pemerintahan, hukum, kedokteran, sains, sosial nah jika ketemu kata-kata baru dan aneh coba tulis dan cari artinya di KBBS download aja di Playstore. Tips saya waktu ngerjain banyak kata yang berasal dari bahasa inggris, nah itu malah lebih mudah contoh Eksepi itu artinya adalah pengecualian nah coba kita lihat bahasa inggris Except itu artinya kecuali. Jadi saran saya coba ke bahasa inggriskan terlebih dahulu, biasanya kata-katanya gak beda jauh kayak Eksepsi = Except mirip kan, nah biasanya gini.Tapi, saya pun merasa kesulitan di antonim pertama karena gak tau apa itu artinya disuruh antonimkan nambah bingung saya, tapi saya tidak ambil pusing saya nembak saja deh yang belum saya jawab. Oya kalau mau nembak harus sama misal "B" pilih semua B jangan selang seling.
Nah selanjutnya yang paling luar biasa apa? Yah Numerik.... Eiiiits tapi, saya lanjutkan di Part 2 ya.
Terima Kasih ^^
Sabtu, 02 April 2016
Perkenalan
Hello....
Perkenalkan nama saya Reindinaldo Ong, biasa dipanggil Rei.
Saya seorang mahasiswa di Bandung.
Ini Blog pertama saya. Saya akan memulai membuat tulisan-tulisan yang akan memberikan informasi seputar kehidupan saya, kehidupan mahasiswa, pendidikan, isu-isu terkini, dan lain-lain.
Ok, tunggu postingan saya ya.
Terima kasih
Perkenalkan nama saya Reindinaldo Ong, biasa dipanggil Rei.
Saya seorang mahasiswa di Bandung.
Ini Blog pertama saya. Saya akan memulai membuat tulisan-tulisan yang akan memberikan informasi seputar kehidupan saya, kehidupan mahasiswa, pendidikan, isu-isu terkini, dan lain-lain.
Ok, tunggu postingan saya ya.
Terima kasih
Langganan:
Komentar (Atom)